26 September 2009

Lemak daging sapi dan susu berhubungan dengan kegemukan

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Kesehatan Universitas Texas Barat Daya di AS menemukan bahwa lemak yang disebut palmitic acid yang ditemukan pada daging sapi, mentega, keju dan susu, dapat menyebabkan otak mengabaikan tanda-tanda kelebihan makan hingga tiga hari.

Peneliti Dr. Deborah Clegg berkata bahwa kimia otak dapat berubah dengan sangat cepat, "Karena Anda tidak bisa diberitahu oleh otak untuk berhenti makan, sehingga Anda kelebihan makan." Kebiasaan mengganggu seperti ini mempunyai hubungan yang jelas dengan salah satu penyakit terbesar masyarakat saat ini, yaitu kegemukan.

Dr. Clegg dan rekan-rekan di Universitas Pusat Medis Barat Daya Texas, terima kasih banyak atas penelitian yang membuka pikiran ini. Semoga pengungkapan tentang bahaya dari daging sapi dan susu seperti ini mendorong banyak orang untuk berubah ke pola makan nabati yang telah terbukti sehat.

http://www.reuters.com/article/lifestyleMolt/idUSTRE58E0W320090915
http://www.telegraph.co.uk/health/healthnews/6194284/Junk-food-makes-you-eat-more-research.html

Ibu-ibu yang sedang mengandung disarankan untuk menghindari alkohol

Pusat Federal untuk Pendidikan Kesehatan Jerman telah menyatakan bahwa wanita yang sedang mengandung tidak boleh minum alkohol dalam bentuk apapun, karena tidak ada istilah ‘batas aman’.

Pusat itu mengutip riset yang menunjukkan bahwa konsumsi alkohol selama kehamilan adalah penyebab paling umum dari kerusakan fisik dan mental terhadap bayi yang tumbuh dalam kandugan. Sebaliknya, relaksasi melalui kegiatan seperti membaca, yoga, dan meditasi sangat disarankan sebagai gantinya. Lebih jauh lagi, ada banyak ramuan dan bumbu teh khusus yang dapat dinikmati dengan aman selama kehamilan.

Terima kasih tulus kami, Pusat Federal untuk Pendidikan Kesehatan dan Jerman atas saran penuh kepedulian Anda. Semoga hidup yang bebas dari alkohol bermanfaat bagi kesehatan dan kebahagiaan semua ibu dan bayi-bayinya.

http://www.earthtimes.org/articles/show/286499,alcohol-most-common-cause-of-damage-to-foetus.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Federal_Ministry_of_Health_%28Germany%29

Tren vegie mendapat dukungan pada Hari Perdamaian Internasional

Untuk memperigati Hari Perdamaian Internasional PBB, para perserta dari seluruh dunia meluncurkan acara “Damai Dimulai dari Piring Kita”, yang mendorong orang-orang untuk menghubungkan pola makan vegie dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan sehat.

Danielle Williams – Artis, New York, AS (P): Hal yang kita makan, bagaimana kita merawat diri kita sendiri mencerminkan cara kita merawat dunia.

Murid universitas – Kosta Rica (P): Kita harus mulai dengan tidak memakan hewan, yang tidak melakukan apapun kepada kita.

PEMBICARA: Para peserta juga diarahkan untuk melakukan dukungan dengan mengunjungi situs www.MeatFreePetition.com dan menanda-tangani petisi Senin Tanpa Daging di seluruh dunia.

Mr. Marcelino Sierra – Konsultan kesehatan senior, Chili (L): Berhenti makan daging, berhenti mengonsumsi daging; Anda akan menghemat uang, Anda akan memperbaiki kualitas hidup Anda dan oleh karenanya akan memperpanjang kehidupan Anda di Bumi yang indah ini, dan itu juga sebuah cara untuk tidak mencemari planet kita.

PEMBICARA: Para anggota Asosiasi kami juga ikut serta dalam acara “Damai Dimulai dari Piring Kita”.

Partisipan Gerakan Tanpa Daging – Hong Kong (P): Saya lihat informasinya sangat detil dan sangat berguna.

PEMBICARA: Makanan vegan yang gratis dan lezat disediakan, juga kelas memasak vegie gratis.

Partisipan Gerakan Tanpa Daging – Australia (P): Saya telah bertentangan dengan pikiran saya apakah saya harus menjadi vegetarian karena perubahan iklim.

Supreme Master TV: Apakah demonstrasi masak seperti ini membantu?

Partisipan Gerakan Tanpa Daging – Australia (P): Oh, ya, saya menyukainya. Ini sangat hebat.

PEMBICARA: Kami berterima kasih kepada semua pengatur dan peserta dari acara global yang sukses dan penuh arti ini. Dengan perhatian dan cinta kasih manusia yang lebih besar, semoga kita semua segera menyambut dunia vegan yang damai!

INFO FLU BABI...
Ruang gawat darurat anak dipenuhi korban potensi flu babi

Dari Kerajaan Inggris hingga Hong Kong, India, dan Zambia, sekolah-sekolah ditutup dan para pelajar dikarantina. Rusia melaporkan penutupan sekolah karena 17 dugaan infeksi  pada anak kecil. Pusat Kesehatan Anak Dallas di Texas, AS dipenuhi anak-anak yang menderita seperti gejala flu yang menyebabkan sekitar 60 kasus cukup serius hingga memerlukan perawatan rumah sakit.

Rumah sakit telah membuat ruang terpisah bagi anak-anak yang mempunyai gejala-gejala flu setelah mencontoh rumah sakit lain yang telah mendirikan tenda-tenda di luar untuk melindungi staff dan pasien lain dari penyebaran flu babi.

Kelompok usia muda lainnya tetap rawan, dengan satu survei di AS melaporkan peningkatan 15 persen kasus flu babi di tingkat mahasiswa, dan total kumulatif sebesar 21.000 orang di seluruh dunia. Lusinan keluarga baru bersedih dengan meningkatnya kematian sebesar 72 hingga 4.216.

Pejabat Korea Selatan mengumumkan angka kematian meningkat jadi 11, dua orang meninggal di Yaman dan Portugis melaporkan kematian pertama flu babinya. Di Hongaria, perhatian meningkat pada pria berusia 34 tahun yang meninggal tanpa menunjukkan tanda-tanda demam saat ia tiba-tiba jatuh sakit dan meninggal di rumah. Autopsi menunjukkan ia terkena infeksi flu babi. Sementara itu, kasus-kasus di China daratan baru-baru ini meningkat 1.319 dalam satu hari, mencapai 14.581.

Kami berdoa bari orang-orang yang terkena flu babi atau yang menderita kehilangan dari orang-orang tercintanya karena penyakit ini. Semoga kita ikut dalam menemukan cara untuk menanggulangi penyebab sebenarnya dari penyakit seperti ini, yakni penghapusan peternakan dan mengembalikan kesehatan generasi kini dan masa depan dengan pola makan vegan yang penuh daya tahan.

http://www.voanews.com/english/2009-09-24-voa36.cfm
http://www.dallasnews.com/sharedcontent/dws/news/localnews/stories/DN-vaccine_24met.ART.State.Edition2.4c0e79d.html
http://news.xinhuanet.com/english/2009-09/24/content_12105298.htm
http://www.earthtimes.org/articles/show/287098,hungarys-second-swine-flu-fatality-didnt-meet-profile.html
http://www.chinadaily.com.cn/china/2009-09/24/content_8732024.htm
http://www.sabanews.net/en/news194210.htm
http://www.russiatoday.com/Top_News/2009-09-24/swine-flu-closes-first.html
http://www.google.com/hostednews/afp/article/ALeqM5i0AaOf13SzF324Xv1UWlMOJ12xAw
http://latimesblogs.latimes.com/booster_shots/2009/09/swine-flu-continues-to-spread-on-college-campuses.html
http://www.earthtimes.org/articles/show/286924,zambian-schools-hit-by-swine-flu-outbreak-kids-under-quarantine.html

BERITA PERINGATAN…
Tes pada contoh kotoran yang dikumpulkan dari sapi, babi, dan ayam ternak yang kelihatannya sehat di Jepang menunjukkan bahwa mereka sangat tercemar dengan Salmonella yang menyebabkan penyakit jika dimakan oleh manusia.

http://www.vetsweb.com/news/japan-salmonella-in-food-production-animals-461.html
http://www.actavetscand.com/content/51/1/35

 
Download Buku - Gratis
Download Gratis Buku Cinta Kasih Download Gratis Buku Pemanasan Global Download Gratis Buku Perubahan Iklim Download Gratis Buku Gaya Hidup Hijau