12 September 2009

Para peneliti mendukung label yang jelas untuk bungkus rokok

Para peneliti dari Universitas Nottingham di Inggris menemukan bahwa pelabelan yang licik pada bungkus rokok membuat perokok tertipu dan percaya bahwa produk tertentu tidak begitu berbahaya dibanding lainnya. Survei dari 1.300 orang menunjukkan bahwa produk yang diberi label “ringan”, “perak”, atau “emas” salah dimengerti dan dianggap sebagai barang yang lebih sehat dan mudah dihentikan.

Kepala Eksekutif dari Aksi untuk Rokok dan Kesehatan Deborah Arnott mengatakan penelitian ini menunjukkan bahwa semua produk rokok harus dijual dengan bungkus yang jelas untuk menghilangkan keyakinan yang salah dan memberi pesan bahwa semua rokok sangat berbahaya.

Terima kasih kami yang tulus Kepala Eksekutif Arnott dan semua peneliti yang menekankan pentingnya memberitahu kebenaran bahwa merokok adalah kebiasaan yang buruk. Semoga generasi masa depan diberkahi dengan kesehatan yang prima serta hidup yang bebas dari segala kecanduan.

http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/8239028.stm

Penduduk Irak mendapat manfaat dari area publik yang bebas-rokok

Untuk mmbantu mengurangi statistik yang saat ini memperkirakan ada 55 orang yang meninggal setiap hari karena merokok, Parleman negara itu memaksakan larangan merokok yang baru di seluruh pemerintahan, sekolah, dan bangunan sektor publik lainnya. Irak sekarang bergabung bersama Israel, Yordania, Qatar, dan negara Timur Tengah yang lain yang juga melarang merokok di tempat publik.

Penghargaan kami Irak atas tindakan Anda untuk meningkatkan kehidupan dari semua penduduk. Semoga banyak pemerintah juga terinspirasi untuk berjuang demi udara yang bersih dan dunia yang bebas rokok.

http://talkradionews.com/2009/09/amidst-the-rubble-iraq-imposes-smoking-ban
http://www.info.gov.hk/gia/general/200909/01/P200909010285.htm c
http://news.xinhuanet.com/english/2009-08/26/content_11949777.htm

Korban flu babi lebih mudah terkena kerusakan paru-paru

Pada pertemuan para ahli flu babi yang diadakan minggu lalu di Kanada, pertemuan itu melaporkan bahwa virus flu babi menyebabkan sindrom gawat napas akut (ARDS) yang sering kali menimbulkan kematian, 100 kali lebih banyak daripada flu musiman. Dalam dua bulan terakhir, 33 persen pasien yang dirawat di rumah sakit harus mendapat perawatan intensif karena kondisi itu.

Kenaikan yang setinggi itu dikhawatirkan akan menjadi gelombang kedua di belahan bumi utara. Para peneliti di Imperial College of London, Inggris menjelaskan bahwa tidak seperti flu musiman, virus flu babi dapat menyerang langsung sel-sel di dalam paru-paru sehingga lebih merusak. Ilmuwan memperingatkan lebih jauh, mutasi virus yang acak dapat menimbulkan galur yang bahkan lebih kuat.

Secara global, kematian akibat flu babi melonjak menjadi 3.593, dengan total kasus dianggap oleh pejabat kesehatan internasional terlalu banyak untuk dilacak.

Pada tingkat nasional, Iran telah memastikan 357 kasus flu babi. Malawi masuk ke dalam daftar negara korban di Afrika dengan kasus pertamanya yang secara resmi dipastikan. Semantara itu, Israel melaporkan kasus pertama pasien yang menunjukkan resistensi terhadap obat antivirus Tamiflu. Di Skotlandia, Menteri Kesehatan Nicola Sturgeon mengumumkan rencana menggandakan ranjang di rumah sakit hingga hampir 400 untuk mengakomodasi anak-anak dan orang dewasa yang menderita flu babi serius.

Perawatan di rumah sakit juga meningkat tajam di Formosa (Taiwan), dimana sebanyak 13 pasien dirawat di rumah sakit dalam satu hari, menjadikan total penderita mencapai 174.

Terima kasih kami, para pejabat dan peneliti internasional atas upaya Anda untuk meredakan dampak virus flu babi. Sebagai satu populasi global, mari kita semua melindungi diri kita melalui pola makan nabati yang mulia dan sehat.

http://health.usnews.com/articles/health/healthday/2009/09/10/swine-flu-burrows-into-lungs-study.html
http://english.cna.com.tw/ReadNews/Detail.aspx?pSearchDate=&pNewsID=200909100027&pType1=JD&pType0=xJDLNHH&pTypeSel=0
http://jta.org/news/article/2009/09/10/1007762/israel-finds-tamiflu-resistant-n1h1-virus
http://www.israelnationalnews.com/News/Flash.aspx/170886
http://www.newscientist.com/article/dn17753-dont-be-fooled-swine-flu-still-poses-a-deadly-threat.html?DCMP=NLC-nletter&nsref=dn17753
http://www.google.com/hostednews/canadianpress/article/ALeqM5jsGKqDYn5hyeiNFETz4KNrKcdgEA
http://www.google.com/hostednews/ukpress/article/ALeqM5jfXJms98o7a4EQgpjDspH1e5MiAQ
http://www.thesun.co.uk/scotsol/homepage/news/2632228/Swine-flu-beds-to-double-in-Scotland.html
http://www.france24.com/en/20090910-swine-flu-infects-cells-deep-lungs-study
http://news.xinhuanet.com/english/2009-09/10/content_12028137.htm
http://www.theage.com.au/national/new-wave-of-swine-flu-feared-20090910-fje0.html
http://www.scoop.co.nz/stories/GE0909/S00057.htm
http://thestar.com.my/news/story.asp?file=/2009/9/9/nation/4673750&sec=nation
http://www.kuna.net.kw/NewsAgenciesPublicSite/ArticleDetails.aspx?id=2024788&Language=en
http://www.presstv.com/detail.aspx?id=105735§ionid=3510210

 
Download Buku - Gratis
Download Gratis Buku Cinta Kasih Download Gratis Buku Pemanasan Global Download Gratis Buku Perubahan Iklim Download Gratis Buku Gaya Hidup Hijau