14 Oktober 2009

Organisasi kesejahteraan hewan membela takdir anak ayam jantan

Bekerja di penetasan telur terbesar di dunia yang terletak di AS, seorang wakil dari organisasi Kebaikan bagi Satwa menemukan bahwa anak-anak ayam dipilah-pilah pada sabuk berjalan dengan ayam jantan dibuang secara kejam dengan menggiling mereka hidup-hidup untuk makanan anjing dan pupuk karena mereka tidak bisa bertelur atau dibesarkan dengan cukup cepat agar menguntungkan peternak. Dengan 150.000 anak ayam digiling di penetasan ini setiap hari, diperkirakan 200 juta ekor dibunuh pada industri ini setiap tahun. 

Masyarakat Humanis Amerika Serikat mengatakan bahwa hampir semua peternak telur, termasuk yang menjual telur bebas kurungan mendapatkan anak ayam betina dari penetasan semacam ini. Mendesak agar praktik ini dihentikan, Kebaikan bagi Hewan menawarkan kit pemula dan resep-resep vegan yang disediakan di situs web mereka.

Hati kami sangat sedih mengetahui perlakuan yang amat tidak manusiawi ini terhadap teman hewan kita yang masih kecil dan tak berdosa ini. Semoga semua orang segera memilih gaya hidup vegan untuk melindungi dan menunjukkan kasih serta hormat bagi semua makhluk.

http://www.causecast.org/news_items/8911-baby-chicks-killed-at-egg-hatchery
http://www.huffingtonpost.com/2009/09/01/chicks-being-ground-up-al_n_273652.html
http://www.huffingtonpost.com/2009/09/01/chicks-being-ground-up-al_n_273652.html

Kajian menemukan bahwa konsumsi ikan tidak bermanfaat untuk mencegah kegagalan jantung

Ini adalah kesimpulan dari satu kajian di Belanda yang melacak lebih dari 5.000 orang dalam kurun waktu 11 tahun lebih. Ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan haring, yang memiliki minyak Omega-3, sejak lama dianggap dapat meningkatkan kesehatan jantung. Tetapi, pemimpin studi Dr Marianne Geleinjse dari Universitas Wageningen di Belanda menyatakan bahwa tidak ada perbedaan risiko kegagalan jantung antara mereka yang makan ikan dengan mereka yang tidak.

Sebagai tambahan, praktik peternakan ikan diketahui sangat mencemari dan merusak keragaman hayati lautan, bersama dengan fakta bahwa minyak Omega-3 kini tersedia luas dari sumber-sumber nabati.

Dr. Geleinjse dan timnya, terima kasih banyak atas karya Anda dan fakta yang jelas tentang ikan. Semoga orang di manapun sadar akan manfaat berlipat ganda dari pola makan vegan yang welas asih.

http://www.sciencedaily.com/releases/2009/09/090929203024.htm
http://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/health/Eating-fish-doesnt-save-you-from-heart-failure/articleshow/5071499.cms

 
Download Buku - Gratis
Download Gratis Buku Cinta Kasih Download Gratis Buku Pemanasan Global Download Gratis Buku Perubahan Iklim Download Gratis Buku Gaya Hidup Hijau