13 Oktober 2009

Sedikitnya sepertiga pasien flu babi yang sebelumnya sehat, jatuh sakit parah

Kajian tiga bulan terhadap orang yang diserang flu babi dalam musim flu baru ini di Australia dan Selandia Baru menguatkan penemuan sebelumnya bahwa sepertiga pasien yang masuk rumah sakit dengan kasus yang parah adalah mereka yang lebih muda dengan sedikit masalah kesehatan.

Kajian itu juga menemukan bahwa grup yang paling berisiko adalah ibu hamil, mereka yang kelebihan berat badan, dan penduduk pribumi. Riset itu juga melaporkan bahwa tinggal lama di unit perawatan intensif telah menggerogoti keuangan rumah sakit itu.

Dr. Kent Holtorf, spesialis penyakit menular di Amerika Serikat berkata dalam wawancara di saluran televisi AS Fox News, “Saya lebih khawatir tentang vaksin flu babi daripada flu babi itu. Vaksin itu telah dipasarkan dengan terburu-buru.” Ia juga mengatakan bahwa vaksin tersebut adalah “racun saraf yang telah terbukti”, dengan kadar merkuri 25.000 kali lebih besar dari kadar yang dianggap beracun jika terdapat dalam makanan atau air.

Di AS, pejabat kesehatan telah melaporkan bahwa meningkatnya kasus flu babi telah menyebabkan pandemi kini menjadi tersebar luas di 37 dari 50 negara bagian, dibandingkan 27 negara bagian minggu sebelumnya.

Dalam laporan kematian pertama Kuba akibat flu babi, tiga ibu hamil meninggal dunia. Korea Selatan juga mengumumkan bahwa satu bayi berusia dua bulan dan pria berusia 64 tahun menjadi kematian yang terbaru. Negara yang melaporkan korban jiwa menunjukkan total kematian di seluruh dunia karena penyakit ini ada 4.579. Jumlah total kasus flu babi dipandang terlalu banyak untuk dilacak.

Kami berduka bagi mereka yang tertular atau bersedih karena pandemi ini. Penghargaan kami para peneliti Australia dan Selandia Baru, Dr. Holtorf dan lainnya yang telah membagikan pengetahuan tentang usaha pengobatan flu babi. Sementara kami berharap agar informasi ini akan membantu negara lain dalam membuat keputusan bijak tentang virus flu babi, kami terutama berdoa semoga pandemi ini lenyap sama sekali. Semoga kita mengikuti jalan terbaik dengan melakukan pola makan vegan yang manusiawi dan bebas bahaya.

http://www.nzherald.co.nz/health/news/article.cfm?c_id=204&objectid=10602217
http://www.examiner.com/x-21818-Virginia-Beach-Conservative-Examiner~y2009m10d8-Infectious-disease-doctor-says-swine-flu-vaccine-too-risky
http://www.youtube.com/watch?v=sLoL_-rFYNQ
http://www.wam.org.ae/servlet/Satellite?c=WamLocEnews&cid=1248235911665&pagename=WAM%2FWAM_E_Layout&parent=Query&parentid=1135099399852
http://news.xinhuanet.com/english/2009-10/11/content_12211976.htm
http://www.spa.gov.sa/English/details.php?id=707512
http://www.thaindian.com/newsportal/health1/five-swine-flu-deaths-in-maharashtra-indias-toll-385-roundup_100258934.html
http://www.themedguru.com/20091010/newsfeature/fda-glaxo-warn-death-due-anti-flu-medication-86129453.html
http://www.france24.com/en/20091010-cuba-announces-first-swine-flu-deaths

Restoran-restoran kompak mengatakan “Tidak” terhadap konsumsi hewan liar di Au Lac (Vietnam)

Lebih dari 150 restoran di Hanoi, Au Lac (Vietnam) bergabung dalam kampanye untuk memboikot hidangan dari hewan liar, khususnya spesies yang terancam punah.

Diorganisir oleh Dana Margasatwa Dunia dan grup pemantau perdagangan hewan liar TRAFFIC, kampanye mencakup papan tanda yang dipajang baik di luar maupun di dalam restoran yang berpartisipasi disertai dengan informasi program kepada para pelanggan.

Beberapa biro perjalanan di Au Lac juga berpartisipasi dengan mendorong pelanggan untuk makan di restoran-restoran tersebut dengan daftar restoran yang direkomendasikan di situs web mereka.

Koordinator kampanye Julianne Becker juga mencatat perubahan dalam sikap orang, ia mengatakan bahwa banyak kaum muda mulai menjadi sukarelawan dan menyuarakan kepedulian terhadap habitat dan kelangsungan hidup hewan.

Selamat, Ibu Becker, Dana Margasatwa Dunia, TRAFFIC, dan semua restoran ‘hijau’ dan biro perjalanan yang berpartisipasi dalam menyelamatkan teman satwa yang berharga di alam liar. Semoga kampanye restoran hijau ini menyebar ke seluruh Hanoi dan di luarnya sementara umat manusia bangkit menuju kasih dan perhatian yang lebih mulia kepada hewan rekan penghuni kita yang elok.

http://www.thanhniennews.com/business/?catid=2&newsid=53009

 
Download Buku - Gratis
Download Gratis Buku Cinta Kasih Download Gratis Buku Pemanasan Global Download Gratis Buku Perubahan Iklim Download Gratis Buku Gaya Hidup Hijau