|
04 Oktober 2009 Daging sampel yang sangat tercemar Sebuah laporan kepada Majelis Nasional Korea Selatan atas pengujian yang dilakukan terhadap daging sapi dan babi impor dari berbagai sumber internasional menunjukkan bahwa hampir 20% daging itu mengandung Stafilokokus aureus. Kampilobakter jejuni dan Listeria monositogen juga terdapat dalam sebagian daging sampel itu. Semua bakteri ini beracun dan menyebabkan keracunan makanan dengan sebagian menyebabkan sakit yang lebih parah. Para pejabat Korea Selatan, kami berterima kasih atas laporan peringatan apa adanya atas bahaya konsumsi daging ini. Semoga masa depan umat manusia bebas dari zat-zat merusak seperti ini dengan beralihnya kita menuju pola makan nabati yang bermanfaat.
http://english.chosun.com/site/data/html_dir/2009/09/22/2009092200666.html Setelah diterapkan pelarangan alkohol seluruhnya pada bulan November 2008, Polisi melaporkan masyarakat pinggiran Barat Australia dari Oombulgurri lebih tenang dan damai. http://au.news.yahoo.com/thewest/a/-/wa/6126223/no-alcohol-and-new-council-bring-fresh-hope Perawatan flu babi untuk orang yang kritis Pada pandemi flu mematikan tahun 1918 yang menewaskan 100 juta orang, para dokter menyadap globulin dari para pasien yang sembuh dan mentransfusikannya ke mereka yang sakit parah. Berdasarkan pada metode ini, spesialis rawat intensif yang berada di Amerika Dr. Anand Kumar, MD, bekerja untuk mengembangkan perawatan globulin untuk disetujui dalam kasus flu babi yang kritis. Para peneliti di Eropa dan Amerika Serikat juga tengah meneliti prosedur ini. Dr. Lindsay Grayson, MD, Direktur Departemen Penyakit Menular di Rumah Sakit Austin di Australia juga menyarankan pemberian perawatan globulin setelah menemukan bahwa hampir semua wanita hamil dengan kasus flu babi yang parah mempunyai antibodi rendah untuk mencegah virus itu merusak antobodi. Sementara itu, infeksi flu babi di seluruh dunia terus bertambah, total telah menewaskan 4.432 orang. Jumlah kasus yang sebenarnya terlalu banyak untuk dihitung. Korban kematian flu babi naik hingga 6 di Iran, 4 di Italia, 20 di Formosa (Taiwan) dengan satu yang paling akhir adalah kematian anak berusia 10 tahun, dan 9 meninggal di Kuwait dengan kematian anak remaja berusia 14 tahun. Duka cita dan doa kami terutama bagi mereka yang telah kehilangan anggota keluarganya yang tercinta. Kami menghargai upaya Dr. Kumar, Dr Grayson, dan yang lain yang mencoba mengembangkan perawatan untuk menyelamatkan hidup. Dalam hidup kita sehari-hari, kami mendorong orang untuk hidup seimbang dengan pola makan vegan yang meningkatkan sistem kekebalan dan melindungi dari berbagai penyakit.
http://www.theglobeandmail.com/news/national/researcher-looks-to-1918-for-treatment/article1307893/#article
http://dailygleaner.canadaeast.com/rss/article/794569 |
|||