|
12 November 2009 Semakin banyak orang di AS yang diserang E. Coli dari daging yang tercemar Sedikitnya 25 penderita sekarang telah dicatat di 17 negara bagian AS. Sumber pencemaran juga telah dipastikan yang berasal dari daging yang dijual oleh sebuah tempat pengolahan yang telah menarik kembali 567.000 pon daging. Bakteri E. Coli versi O157 yang berbahaya berasal dari kotoran hewan yang disembelih. Dari 25 orang yang sakit, dua telah meninggal, tiga mengalami gagal ginjal, dan 16 dirawat di rumah sakit. Simpati kami bagi mereka yang kehilangan anggota keluarganya akibat serangan E. Coli ini. Kami berdoa agar para penderita segera pulih sepenuhnya dan agar penyakit seperti ini segera berlalu seraya kita bangkit menuju pola makan nabati yang penuh kasih dan menyelamatkan hidup.
http://www.foodsafetynews.com/2009/11/ground-beef-takes-its-toll-cdc-reports 80.000 kematian akibat flu babi diramalkan akan terjadi di Eropa Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian penyakit (ECDC) Eropa, jumlah kematian resmi akibat flu babi saat ini sebesar 6.592 orang benar-benar terlampau rendah karena perbedaan dalam akses layanan kesehatan dan fasilitas pengujian di berbagai negara. ECDC telah lama menghentikan penghitungan jumlah total penderita flu babi untuk alasan yang sama. Terlebih jauh, para pejabat badan itu mengumumkan bahwa sebanyak 40.000 orang di Eropa bisa meninggal karena flu babi pada musim dingin ini, dengan tambahan 40.000 kematian dari gelombang flu musiman sesudahnya. Sementara itu, jumlah penderita flu di Ukraina telah melonjak hanya dalam semalam, mencapai 1,3 juta orang dalam beberapa minggu. Pejabat kesehatan global sedang mengevaluasi wabah ini untuk melihat apakah virusnya merupakan galur flu babi baru yang lebih mematikan, atau bentuk flu lainnya. Sementara itu, kematian di Ukraina telah naik menjadi 213 dengan hampir 53.000 orang dirawat di rumah sakit. Kami memanjatkan doa kami bagi semua negara dan individu yang berjuang mengatasi flu babi dan penyakit lainnya yang telah diperburuk melalui kegiatan produksi daging. Semoga semua orang segera menerapkan pola makan nabati yang menyembuhkan dan manusiawi untuk mendorong kekebalan seraya membantu mencegah konsekuensi kesehatan yang tragis lebih jauh.
http://www.google.com/hostednews/afp/article/ALeqM5igljlXmqY49TbADWAZteRNljNEnQ |
|||