|
01 November 2009 Pemerintah Selandia Baru memperluas undang-undang berkendaraan sambil minum obat Parlemen Selandia Baru telah memperluas undang-undang berkendaraan sambil minum obat-obatan dengan memasukkan larangan terhadap benzodiazepines, atau benzo - sebuah golongan obat yang diresepkan sebagai obat penenang yang juga menyebabkan kantuk, yang bisa menyebabkan menurunnya kemampuan selama berkendaraan. Larangan benzo, bersama dengan larangan telepon genggam dalam mobil, akan efektif dengan segera. Terpujilah Selandia Baru yang telah memperbaiki undang-undang untuk memastikan kesejahteraan para warga. Semoga banyak lagi negara yang bergabung dalam langkah ini demi meningkatkan keselamatan dan kedamaian hati. http://www.scoop.co.nz/stories/PA0910/S00286.htm Para menteri Iran, Afganistan, dan Pakistan berusaha untuk mengurangi narkotika Para pejabat senior dari Afghanistan, Iran, dan Pakistan berkumpul di Wina, Austria minggu yang lalu untuk pertemuan kementrian tingkat tinggi guna membicarakan langkah memperbaiki pengawasan obat-obatan ilegal di wilayahnya. Untuk menegakkan operasinya, para pejabat setuju untuk mengangkat petugas permanen bagi komite perencanaan bersama di Teheran, Iran dan juga mendirikan kantor perwakilan perbatasan dan patroli bersama. Penghargaan kami, para menteri Iran, Afghan, dan Pakistan, atas kemajuan Anda untuk memastikan perlindungan wilayah Anda. Dengan upaya mulia dan kerja sama seperti itu, tentunya dunia kita akan segera terbebaskan dari zat berbahaya ini sehingga semua orang bisa sehat dan penuh daya hidup.
http://english.farsnews.com/newstext.php?nn=8808061260 |
|||