Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
30
Mei 2009
Warga dunia menyerukan penghentian penyebaran virus yang berasal
dari peternakan
Lebih dari satu bulan
setelah berjangkitnya flu babi pertama dicatat, kasus yang
terjadi mencapai lebih dari 15.500, dengan 55 negara yang
terjangkit dan lebih dari 110 kematian yang tercatat. Venezuela,
Paraguay, Estonia, dan Hungaria telah dikonfirmasi dimana
penyakit itu telah masuk ke negara mereka.
Menyoroti tren yang
menakutkan ini, Avaaz, sebuah kelompok online untuk pembela
warga internasional membuat satu petisi dengan 225.000 tanda
tangan untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyerukan
perlindungan dari ancaman wabah dari virus yang berasal dari
pabrik peternakan. Direktur Kampanye Avaaz Ricken Patel
menyatakan, "Sudah ada peringatan selama bertahun-tahun bahwa
gudang-gudang kotor yang dipadati babi-babi itu dapat
meningkatkan risiko perkembangan dan perpindahan wabah penyakit.
WHO dan Organisasi Pertanian dan Makanan PBB (FAO) harus
mengatur sistem produksi makanan untuk menyelamatkan populasi
dunia dari wabah penyakit mematikan yang disebabkan oleh hewan
dan menjamin kesehatan dunia."
Kondisi "gudang kotor" dari
pabrik perternakan seperti ini baru-baru ini membuat Mike King,
komedian dari Selandia Baru dan mantan juru bicara industri
daging babi segera mengubah pendirian sepenuhnya. Hampir dalam
semalam, ia menggerakkan warga yang tak terhitung jumlahnya,
termasuk Menteri Pertanian Selandia Baru untuk memberikan
perhatian serius terhadap penderitaan dari babi-babi yang
diternak untuk makanan ini.
Supreme Master Television
berbicara dengan Hans Kriek, Direktur Kampanye untuk
Menyelamatkan Hewan dari Eksploitasi (SAFE) di Selandia Baru
tentang kejadian baru-baru ini.
Supreme Master TV (L): Apakah menurut Anda Bapak King
akan terus melakukan misinya dalam membantu hewan-hewan di
pabrik peternakan di Selandia Baru?
Hans Kriek – Direktur
Kampanye – SAFE, Selandia Baru (L): O ya, kami benar-benar
yakin ia akan membantu kami karena ia saat ini benar-benar
berdedikasi terhadap hal ini. Ia ingin melihat praktik ini
dicekal dan ia akan melakukannya hingga titik akhir.
Supreme Master TV (L):
Apa reaksi yang dilihat SAFE dari orang Selandia Baru selama
dua minggu terakhir ini?
Hans Kriek (M):
Sungguh menggembirakan! Saya telah bekerja di bidang ini selama
lebih dari 20 tahun dan tidak pernah melihat hal seperti ini.
Saya kira masyarakat sangat terkejut dengan apa yang mereka
lihat dan ini luar biasa. Yang menarik adalah sekarang kita
melihat orang yang tidak hanya berkata, "Oh, ini buruk." Tapi
mereka benar-benar melakukan sesuatu. Kita melihat ratusan orang
menulis surat kepada pemerintah dan berkata, "Apa yang akan Anda
lakukan sehubungan dengan ini?" Kita juga dapat menemui banyak
orang yang membuat pernyataan bahwa seluruh keluarga mereka
tidak akan makan produk babi lagi.
SUARA: Ketika diminta
untuk berbagi pandangannya tentang hubungan pabrik peternakan
dengan penyakit manusia, Bapak Kriek mengatakan bahwa produk
hewani adalah sumber ancaman kehidupan.
Hans Kriek (L): Saya
kira jika kita mengonsumsi produk-produk hewani ini maka kita
benar-benar akan menciptakan masalah. Sudah diyakini bahwa pola
makan dengan tingkat lemak jenuh tinggi berbahaya bagi kesehatan
kita, dan darimanakah asal utama lemak jenuh ini? Dari produk
hewani! Jadi sangat jelas dan tidak ada keraguan lagi bahwa
orang yang menjalankan pola makan vegetarian akan jauh lebih
sehat.
SUARA: Terima kasih
Bapak King, Direktur Kampanye Kriek, Selamatkan Hewan dari
Exploitasi, dan Aavaz atas usaha-usaha Anda untuk menciptakan
dunia yang lebih aman bagi setiap orang. Kami berdoa bagi para
korban flu babi, dan mengucapkan belasungkawa yang tulus dari
kami kepada keluarga mereka yang telah meninggal karena penyakit
ini. Mari kita menyatukan usaha-usaha kita sekarang demi
kesadaran masyarakat dalam memilih pola makan vegan yang sehat
demi keuntungan diri kita sendiri dan mereka yang kita cintai.
http://www.france24.com/en/20090527-online-campaigners-seize-swine-flu-pig-farm-petition
Kanada menemukan kasus
penyakit sapi gila lagi
Sapi yang membawa penyakit
itu adalah seekor sapi perahan berumur 6 tahun dari Provinsi
Alberta. Menurut Badan Inspeksi Makanan Kanada, hewan ini adalah
kasus ke-16 dari bovine spongiform encephalopathy yang ditemukan
sejak undang-undang diumumkan untuk mencegah penyakit ini.
Penyakit manusia sejenis sapi gila yang disebut PENYAKIT
CREUTZFELDT-JACOB, DAPAT TERJANGKIT DENGAN MAKAN DAGING SAPI
YANG TERTULAR, DAN SAYANGNYA SELALU MEMATIKAN.
Terima kasih banyak, pejabat
Keamanan Pangan Kanada atas kesungguhan Anda dalam memberitahu
masyarakat tentang bahaya kesehatan yang potensial ini. Semoga
pilihan pola makan nabati kita yang diperkokoh dengan kehidupan
dan welas asih segera melenyapkan penyebab kesengsaraan bagi
manusia dan hewan ini.
http://www.google.com/hostednews/afp/article/ALeqM5gjiqiXCk3Xgz6_MtMIQOzQnBSdCA
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |