Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
27
Mei 2009
Berbagai tindakan untuk
melindungi diri dari flu babi
Sementara kasus flu babi A
H1NI yang telah dipastikan sudah lebih dari 12.950 kasus di 48
negara, kasus-kasus pertama juga telah dilaporkan di Puerto Riko
dan Kerajaan Bahrain. Jumlah kematian juga telah naik melebihi
95 orang. Inggris dan Australia melihat lonjakan mengejutkan
dalam kasus pasti mereka, dengan Australia naik dua kali lipat
selama 24 jam, dan 47 kasus baru dikonfirmasikan pada hari
Selasa di Inggris.
Sebagai tindakan pencegahan,
Departemen Kesehatan Hong Kong telah mengumumkan serangkaian
program berhenti merokok untuk membantu mengurangi risiko para
penduduk tertular virus flu babi itu. Seorang juru bicara
berkata, “Studi riset menunjukkan risiko yang lebih tinggi atas
infeksi influenza di kalangan para perokok jika dibandingkan
dengan bukan-perokok. Juga, laju angka kematian di antara para
perokok lebih tinggi daripada bukan-perokok.” Walaupun
bukan-perokok risikonya betul lebih kecil terhadap penularan flu
babi, mungkin cara yang lebih efektif guna melindungi kesehatan
publik secara menyeluruh terletak pada sistem produksi daging
saat ini.
Ahli-ahli epidemi khawatir
jika permintaan terhadap daging tidak turun, maka kita mungkin
tidak dapat mengelak dari penyakit-penyakit yang berasal dari
pabrik peternakan yang bahkan lebih mematikan.
Supreme Master Television
berbicara dengan Randall Ball di AS, penyalur makanan vegan dari
sebuah keluarga peternak babi, tentang mengapa ia beralih
menjadi vegan.
Randal Ball – Pendiri
“Paradise Found”, pelayanan distribusi organik lokal, AS, Vegan
(L): Sejarah keluarga saya adalah keturunan peternak babi di
Ohio sini. Ayah saya meninggal ketika saya berusia dua tahun
karena serangan jantung. Kami sebelumnya beternak babi, dan
setiap orang dari saudara saya juga meninggal karena serangan
jantung. Hal itu sungguh membuat saya bertanya-tanya mengenai
hubungannya. Ketika saya melihat pada pabrik peternakan itu,
saya hanya bisa menyebutnya sebagai tempat yang sangat
menjijikkan, baik dalam hal kesehatan maupun dari sudut pandang
lingkungan. Itu tempat berkembang biak bagi semua penyakit, flu
babi, flu burung. Babi sebenarnya salah satu hewan paling bersih
di planet ini jika diberi pilihan. Secara pribadi, saya telah
menjadi vegan hampir dua tahun. Saya telah memperoleh sesuatu
yang sulit untuk dijelaskan dalam kata-kata, tapi hal itu
memiliki hubungan yang lebih besar dalam kehidupan, dan suatu
perasaan menjadi lebih hidup dan hati yang lebih damai. Idenya
adalah dengan makanan kita telah menyebabkan penderitaan dan
kehancuran ini, seperti suatu upacara yang kita bawa ke dalam
setiap aspek kehidupan kita. Apakah kita akan merayakan
kehidupan ataukah kita akan merayakan kematian dan kehancuran?
Sungguh itulah pilihannya.
SUARA: Terima kasih
kami kepada Tuan Ball yang telah membagikan pengalaman pribadi
Anda tentang dampak dari beternak babi dalam kehidupan Anda.
Kami berdoa bagi orang-orang di seluruh dunia yang menderita
dampak dari flu babi, terutama mereka yang telah kehilangan
orang-orang yang dikasihinya. Melalui pilihan gaya hidup vegan
yang bijaksana, semoga kita semua segera bangun menuju dunia
yang lebih aman dan menikmati masa depan yang benar-benar
merayakan hidup.
http://www.google.com/hostednews/ap/article/ALeqM5gzz357patY4-QaJFvo9O95zMM_EQD98DSJEO0
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |