Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
22
Mei 2009
Limbah pabrik peternakan yang tidak diolah mempengaruhi
kesehatan publik
Dengan lebih dari 11.000
kasus flu babi pasti di seluruh dunia, korban yang meninggal
telah meningkat menjadi 85 orang. Para ilmuwan berencana kembali
ke La Gloria, di Veracruz, Meksiko, desa tempat kasus flu babi
pasti yang pertama diketahui dan yang bertetangga dengan
peternakan babi berukuran sangat besar yang masih dicurigai
sebagai tempat berasalnya virus itu. Tepat sebelum virus H1N1
yang baru ini ditemukan, setengah atau lebih dari 3.000 penduduk
La Gloria tiba-tiba sakit dengan gejala-gejala flu termasuk
demam, nyeri, dan kesulitan bernapas. Dalam kunjungan mereka,
para penguji kesehatan akan memeriksa penduduk desa dan
babi-babi itu untuk mencari sisa-sisa antibodi flu babi guna
mengevaluasi apakah kondisi di sekitar pabrik ternak itu yang
menyebabkan penyakit tersebut.
Karen Hudson adalah ketua
organisasi AS yang disebut Keluarga Melawan Kekacauan Pedesaan
(FARM). Dalam wawancara telepon bersama Supreme Master
Television, ia menguraikan dampak limbah yang tidak diolah
dari ribuan babi yang dibuang ke dalam lubang-lubang yang
disebut “kolam”. Umumnya kolam-kolam besar berukuran beberapa
ekar ini mengeluarkan gas beracun dan bau, dan akhirnya juga
menjadi jutaan galon limbah beracun ke dalam tanah.
Karen Hudson – Ketua
Keluarga Melawan Kekacauan Pedesaan (FARM) (F): Tetangga
paling dekat dan yang berada di dekat komunitas itu terpapar
dengan begitu banyak gas yang berbeda; salah satu yang paling
banyak adalah amonia dan hidrogen sulfida. Hidrogen sulfida
adalah hasil sampingan dari pembusukan limbah itu. Jadi,
kolam-kolam dan kandang ini mengeluarkan emisi hidrogen sulfida
dan dapat tersebar sejauh beberapa mil dari pabrik itu yang
menyebabkan masalah. Bahkan kadar yang sangat kecil dari gas ini
bisa menyebabkan kerusakan saraf yang permanen. Saya pernah
bertemu dengan seseorang yang bernama Julie. Dia menampung
anak-anak pada siang hari dan ada beberapa anak di sana. Saat
ini ada dua operasi peternakan yang sangat besar terletak di
kanan dan kiri rumahnya. Mereka memiliki kolam kotoran yang
sangat besar dan mereka berada tepat di tengah-tengah dua
peternakan itu. Julie tahu ada yang tidak beres ketika mereka
menunjukkan setiap dampak dari hidrogen sulfida yang meracuni
keluarga mereka selain kematian. Dan saya ulangi lagi, selain
kematian. Mereka mengalami pingsan, pembengkakan kelenjar limpa,
mual-mual, muntah, diare, nyeri tubuh, kulit kemerahan, sakit
tenggorokan, dan infeksi hidung. Pada suatu saat, setiap orang
di dalam keluarga mereka muntah. Mereka naik mobil dan pergi
beberapa mil jauhnya, dan pada saat itu semuanya menjadi lebih
baik dalam beberapa menit saja. Lalu mereka menyadari bahwa ini
karena emisi dari pabrik peternakan itu.
SUARA: Kami berterima
kasih kepada Ibu Hudson dan Keluarga Melawan Kekacauan Pedesaan
(FARM) atas bantuan waspada mereka yang meningkatkan kesadaran
atas nama orang-orang yang menderita dampak berbahaya dari
operasi ini. Hati kami sedih atas penderitaan para korban dan
meningkatnya jumlah orang yang meninggal dunia akibat flu babi
sambil kami terus berdoa memohon perlindungan bagi orang-orang
di seluruh dunia. Semoga umat manusia memilih pola makan nabati
yang membawa kesehatan yang lebih baik dan kedamaian hati.
http://www.google.com/hostednews/ap/article/ALeqM5gBM5zgIAYLBTaXXrj7dRNnSvR9uAD98AFMG80
http://www.who.int/csr/don/2009_05_21/en/index.html
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |