Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
30
Juni 2009
Daging sapi busuk setidaknya
membuat sakit 24 orang
Dalam perluasan ketujuhnya
sejak bulan Mei, perusahaan daging di Colorado Amerika Serikat
memperbaharui penarikan terhadap lebih dari 400.000 pon produk
daging sapi yang dicurigai terkontaminasi bakteri E.coli.
Sedikitnya 18 penyakit sejauh ini telah dihubungkan dengan
daging itu, yang telah didistribusikan secara nasional dan
internasional. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan
Penyakit (CDC) yang berbasis di AS, bakteri jenis E.coli yang
menyebabkan penyakit pada manusia berasal dari usus hewan
pemamah biak, khususnya sapi, dan bisa menghasilkan
gejala-gejala mulai dari gangguan sekitar usus hingga gagal
ginjal yang dapat menyebabkan kematian.
Baru-baru ini, anggota media
seperti wartawan independen, Dan Flynn, dan Andrew Shain dari
surat kabar The State di South Carolina meminta agar
masyarakat diberitahu lokasi-lokasi pengecer yang menerima
daging busuk ini.
Para wartawan yang peduli,
kami memuji permintaan Anda untuk mengeluarkan informasi yang
akan memperluas perlindungan kesehatan masyarakat. Pada saat
yang sama, kami berdoa untuk kemajuan yang cepat bagi umat
manusia menuju pola makan nabati yang berlipat-lipat manfaatnya
dan pasti lebih aman
http://www.reuters.com/article/rbssConsumerGoodsAndRetailNews/idUSN2833527820090628
http://www.msnbc.msn.com/id/31596299/ns/health-food_safety
http://www.foodpoisonjournal.com/2009/06/articles/foodborne-illness-outbreaks/wheres-the-recalled-beef-massive-expansion-of-jbs-beef-linked-to-multistate-e-coli-o157h7-outbreak-and-still-no-list-of-retailers-from-fsis
http://www.foodpoisonjournal.com/2009/05/promo/about-the-authors/about-dan-flynn-editor/index.html
http://www.cdc.gov/nczved/dfbmd/disease_listing/stec_gi.html#8
http://www.about-ecoli.com
Rahasia umur panjang dari
orang tertua India: meditasi dan menjadi vegetarian
Pada usia 112 tahun, orang
tertua kedua di dunia Pandit Sudhakar Chaturvedi dari Bangalore, India, menjalani hidup yang sehat,
bebas diabetes, tekanan darah, dan radang sendi melalui dua
jam meditasi per hari, pola makan vegetarian yang ketat, dan
ketekunan menyebarkan kebijaksanaan Weda, kitab suci
tertua umat Hindu. Selain melakukan yoga secara teratur, orang
dengan usia lebih dari 100 tahun ini bekerja 8 jam sehari,
memberi ceramah, konsultasi, serta menulis artikel. Berbagi
rahasia umur panjangnya, Bapak Chaturvedi berkata, "Jika
seseorang menjalankan Weda dan menjaga tubuh, jiwa, dan ucapannya
bersih, mereka akan hidup lama dan sehat."
Bravo, Bapak Chaturvedi yang
telah menjadi contoh hebat akan vegetarian yang sehat dan hidup
berbudi! Semoga Surga terus memberkahi Anda dan mereka yang
hidupnya Anda sentuh dengan kedamaian dan sukacita.
http://timesofindia.indiatimes.com/Cities/Bangalore/Indias-oldest-man-swears-by-meditation-and-Vedas/articleshow/4710788.cms
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |