24 Juni 2009

Flu babi menyebabkan beban biaya secara global

CEO Delta Airlines AS Richard Anderson baru-baru ini memberitahu para pemegang saham dan Komisi Sekuritas serta Bursa AS (SEC) bahwa flu babi telah mengurangi pendapatan perusahaan senilai US$250 juta selama tahun 2009 karena penerbangan ke Meksiko dan Amerika Latin terus berkurang. Lintasan pelayaran dan pariwisata juga terpengaruh; Perusahaan Pelayaran Royal Caribbean yang berbasis di Florida, AS mengumumkan bahwa flu babi telah mengurangi pendapatan bersih perusahaan itu sebesar US$47 juta. Pemerintah lokal dan regional juga membayar jutaan dolar AS untuk menutup berbagai biaya obat anti virus. Di Inggris, kelompok ahli Oxford Economics meramalkan kerugian ekonomi nasional dari dampak flu babi yang mencapai hampir US$70 miliar. Departemen Kesehatan Inggris telah menyatakan bahwa hingga setengah dari penduduk negeri itu yang berjumlah hampir 61 juta dapat terjangkit flu babi. Namun,  jauh lebih merugikan lagi adalah kehilangan atau penderitaan orang-orang tercinta. Dalam kasus-kasus yang dikonfirmasi saja lebih dari 52.100 orang telah tertular penyakit itu, dengan lebih dari 230 kematian di 96 negara, sementara Latvia dan Montenegro juga tertular dengan flu babi. Menyusul kematian pertama di Australia hari Jumat lalu, seorang wanita Filipina yang terjangkit flu babi meninggal pada hari Senin yang merupakan kematian pertama di Asia.

Penghargaan kami kepada semua pemerintah atas usaha-usaha Anda melindungi nyawa dan kesejahteraan rakyat, sementara itu kami berdoa untuk para korban dan para anggota keluarga atas kehilangan-kehilangan yang tak terhingga. Semoga segera tiba hari dimana penyakit yang berasal dari hewan semacam ini tidak ada lagi, seiring semakin banyak masyarakat yang beralih ke pola makan vegan organik yang menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kekebalan.

http://www.usatoday.com/travel/cruises/item.aspx?type=blog&ak=67890079.blog&csp=34 http://www.google.com/hostednews/ap/article/ALeqM5gQr1HjkNhduYEBWnh6nNeMSJr05AD98VRJ280 http://www.wral.com/news/local/story/5394803 http://www.wral.com/news/local/story/5394803 http://www.nypost.com/seven/06112009/news/regionalnews/health_official__swine_flu_costs_nyc_4m_173761.htm

Metode baru untuk membatasi malaria

Para peneliti di Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah mengembangkan suatu teknik untuk memandulkan nyamuk jantan dengan aman sebagai suatu cara mengurangi malaria tanpa menggunakan pestisida yang berbahaya. Metode ini tetap mempertahankan nyawa nyamuk-nyamuk yang ada tetapi mencegah pembuahan telur-telur generasi berikutnya yang mungkin dapat menyelamatkan hingga sejuta nyawa manusia setiap tahun yang saat ini hilang karena penyakit ini. Banyak terima kasih, Badan Energi Atom Internasional atas usaha-usaha Anda untuk mengurangi penyebaran malaria dengan cara yang demikian baik hati bagi seluruh makhluk. Kami menanti-nanti untuk melihat bermacam-macam manfaat dari tindakan berperikemanusiaan seperti ini.

http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/8074259.stm