Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
10
Juni 2009
Peternakan memenjarakan
keluarga-keluarga
Supreme Master Television
berbicara dengan penduduk di Central Valley California di AS
untuk memahami beberapa efek yang lebih luas dari konsumsi
produk hewani. Dengan adanya salah satu pemusatan pabrik
penghasil susu tertinggi di negara itu, daerah ini cenderung
terpapar sejumlah besar gas rumah kaca dan polusi udara seperti
metana, hidrogen sulfida, dan amonia. Baunya tak tertahankan dan
berbahaya, menyebabkan bahaya bagi manusia dan lingkungan. Ada
dampak sosialnya juga. Topik umum di lingkungan sekitar itu
adalah depresi yang dirasakan oleh para keluarga yang tidak
dapat menghirup udara segar dan menikmati kesenangan melewatkan
waktu di kebun mereka di luar rumah.
Penduduk: Yah, ada
banyak lalat, dan kadang-kadang baunya begitu tidak enak
sehingga saya bahkan tidak bisa keluar rumah dan bermain dengan
anak-anak saya.
Supreme Master TV (L):
Seberapa buruknya? Tak tertahankan. Anda serasa mau muntah
seperti seseorang pergi ke kamar kecil. Seburuk itu baunya.
Penduduk (L): Ada
banyak kutu di sini.
Supreme Master TV (L):
Saya memperoleh tanggapan yang sama dari tetangga Anda juga.
Penduduk (L): Kutu?
Supreme Master TV (L):
Ya, kutu, lalat, dan baunya.
Penduduk (P): Baunya
benar-benar mempengaruhi kami hingga tidak bisa keluar untuk
menghirup udara segar, terutama anak-anak saya, juga bagi saya
yang sedang hamil. Saya tidak bisa keluar untuk menghirup udara
segar, karena saya perlu udara segar. Dan kadang-kadang udaranya
panas, dan kami tidak bisa keluar. Anak-anak saya, mereka
menyebutnya bukan rumah; mereka menyebut rumah kami sebagai
tempat yang berbau sapi. Saya tidak ingin anak-anak saya tumbuh
dengan mengetahui bahwa kami tinggal di rumah dimana semuanya
berbau seperti sapi ini.
SUARA: Sementara
konsumsi daging dan susu menurunkan kualitas hidup masyarakat
dimana hewan-hewan itu dipelihara, ancaman kesehatan publik
karena virus flu babi tercipta dalam industri peternakan terus
memperluas jangkauannya. Lebih dari 26.500 korban di seluruh
dunia telah jatuh sakit di 73 negara, dengan kematian hampir 140
orang. Tempat-tempat yang berjauhan seperti India, Kanada bagian
utara, dan Filipina mengalami lonjakan dalam jumlah korban,
dengan orang-orang yang mengidap virus itu mencakup atlet olah
raga terkemuka dan para pejabat pemerintah, ini merupakan suatu
peringatan bahwa sedikit dari kita yang kebal.
Semoga kesadaran yang timbul
tentang dampak menyeluruh dari produk daging dan susu bisa
tumbuh dengan cepat di seluruh planet, sehingga masyarakat yang
saat ini dikelilingi operasi-operasi hewan ini bisa memperoleh
kembali kesempatan mereka yang sah untuk menikmati udara segar
dan hidup bersama orang-orang tercinta. Dengan rahmat Surga,
kami kirimkan doa tulus untuk kesembuhan yang aman bagi semua
orang yang mengidap flu babi dan hiburan bagi yang berkabung,
sampai cobaan berat dunia ini berlalu.
Kantor pemerintahan:
http://www.ynetnews.com/articles/0,7340,L-3727596,00.html
http://www.telegraph.co.uk/health/swine-flu/5473240/Swine-flu-mayor-of-New-Orleans-Ray-Nagin-quarantined-in-China.html
Atlet olahraga: http://www.thetechherald.com/article.php/200924/3811/Australian-sports-stars-quarantined-due-to-swine-flu-fears
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |