Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
03
Juni 2009
Peternakan babi -
makhluk yang tak bersalah
Sementara terus menyebar di
Amerika, kasus baru flu babi juga telah dilaporkan di Inggris,
Jepang, Australia, Formosa (Taiwan), Hong Kong, China, dan
Kuwait. Jumlah total saat ini lebih dari 12.000 kasus di 42
negara, termasuk 86 kematian. Para ilmuwan Universitas Cambridge
Inggris dan Pusat Pengendalian Penyakit AS merekomendasikan
peningkatan pemantauan populasi babi dengan mengatakan bahwa
virus tersebut telah beredar tak terdeteksi selama
bertahun-tahun. Flu babi juga telah membuat peternakan pabrik
peternakan babi untuk makanan. Nyatanya, beberapa orang
telah memandang babi-babi sebagai teman satwa yang menyenangkan
yang semestinya tidak sepantasnya dimakan. Richard dan Laura
Hoyle dari Tennessee, AS, adalah dua orang seperti itu yang
mengetahui lebih banyak tentang makhluk yang unik ini ketika
mereka mengadopsi Paddy Murphy pada 1980-an. Pengalaman mereka
dengan teman hewan gendut perutnya itu membuat pasangan ini
mendirikan Pig Preserve, tempat pertolongan untuk babi-babi
berperut gendut, yang sebelumnya merupakan babi laboratorium dan
babi peternakan. Dalam wawancara telepon, Bapak Hoyle
menggambarkan tentang kecerdasan babi, ketika Paddy Murphy
mengetahui cara membuka pintu untuk mengikutinya meskipun ia
tidak mempunyai tangan atau ketinggian untuk membukanya seperti
dia.
Richard Hoyle (L): Ia
dapat memahami cara kerja pagar, dan ia dapat keluar melewatinya
dan berkata, “Oke, ia memakai tangan, saya tidak punya tangan.
Sekarang bagaimana? Oke, saya bisa memakai badan saya untuk
melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan dengan tangannya.”
Itu menunjukkan kepada saya bahwa babti tidak hanya memiliki
inteligensi yang tinggi, tapi juga kemampuan untuk melakukan
penalaran dasar.
Supreme Master TV (P):
Mereka berkata babi lebih pintar daripada anjing. Apa Anda
setuju?
Richard Hoyle (M):
Saya punya delapan anjing dan sekitar 60 atau 70 babi di sini,
dan menurut saya inteligensi kearifan babi lebih tinggi daripada
anjing. Mereka sangat cerdas, hewan yang sangat sosialis. Mereka
sangat suka manusia. Pada suatu malam saya sedang mengiris ham
dan Paddy Murphy tiba-tiba mengorek-ngorek kaki dan sepatu saya.
Lalu tiba-tiba seperti ada satu bola lampu muncul dan berkata
bahwa tidak ada perbedaan antara daging di atas piring saya
dengan hewan kecil menakjubkan yang sedang mengorek di sepatu
saya dan melepaskan tali sepatu saya. Dan saya pikir pada titik
itu istri saya dan saya berdua tidak akan makan daging babi lagi,
dan dalam tiga atau empat bulan setelah itu kami vegetarian
total. Saya tidak mengerti mengapa orang-orang yang memiliki
perasaan atau emosi dapat berteman dengan babi tapi terus
memakan daging babi.
SUARA: Terima kasih
kami yang dalam, Bapak dan Ibu Hoyle atas layanan cinta kasih
Anda kepada babi teman-teman kita yang tak berdosa, dan karena
membantu kami memahami tentang babi hewan peliharaan mereka yang
menyenangkan dan cerdas. Kami berduka atas mereka yang menderita
kehilangan dan terus mendoakan berakhirnya penderitaan manusia
karena penyakit flu babi, kami juga menantikan saat dimana semua
makhluk hidup berdampingan dengan sehat dan harmonis di atas
Bumi.
Laporan flu burung dari
seluruh dunia
Virus flu burung yang ganas
terus memakan korban di berbagai negara seperti Mesir, dimana
lonjakan infeksi flu burung telah mencapai 14 kasus sejak bulan
April. Dua anak laki-laki dimasukkan ke rumah sakit minggu ini,
sehingga jumlah total korban 74 orang. Di Au Lac (Vietnam)
sebuah peternakan bebek di sebelah barat daya Provinsi Dong Thap
juga dikonfirmasi memiliki kasus burung-burung yang terinfeksi,
dengan lima kasus flu burung pada manusia yang di tahun 2009 ada
empat dari lima orang itu meninggal karena penyakit itu.
Simpati tulus kami untuk
semua yang menderita karena kehilangan atau penyakit yang
didapat dari flu burung. Mari kita melangkah bersama menuju gaya
hidup vegan yang membawa kesehatan dan atmosfer kedamaian di
antara manusia dan juga hewan.
http://news.xinhuanet.com/english/2009-05/14/content_11372516.htm
http://en.rian.ru/world/20090515/155026807.htmlm
http://www.philstar.com/Article.aspx?articleId=469191&publicationSubCategoryId=200
http://www.alertnet.org/thenews/newsdesk/LK285452.htm
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |