Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
01
Juni 2009
Undang-undang hak asasi
hewan menyentuh isu konsumsi daging
Dengan jumlah orang yang
terdiagnosis flu babi terus bertambah tanpa henti di seluruh
Meksiko, Amerika Serikat, dan setiap negara bagian Australia,
total kasus yang dikonfirmasi telah melampaui 15.500 orang. Au
Lac (Vietnam) adalah negara terakhir yang ditemukan kasus baru
pertama. Karena pengaruh global dari perjangkitan flu babi ini,
maka kondisi di pabrik-pabrik peternakan mendapat perhatian.
Satu bagian dari undang-undang hak asasi hewan sedang menyoroti
hal-hal yang menghubungkan pengurungan hewan dengan sejarah
perbudakan manusia yang memberi pandangan lain tentang kenyataan
dari konsumsi daging.
Profesor Gary Francione,
seorang Profesor Hukum dan Filsafat di Universitas Rutgers di AS
dan pelopor teori hak asasi hewan serta penghapusan perbudakan
berbicara dengan Supreme Master Television tentang penghapusan
eksploitasi hewan untuk makanan.
Gary Francione – Profesor
Hukum, Vegan (L): Saya benar-benar tidak bisa memisahkan
masalah eksploitasi hewan dengan eksploitasi wanita dan
eksploitasi orang kulit berwarna.
Gary Francione – Profesor
Hukum, Vegan (L): Ketika Anda menerima penghapusan, apa yang
membuatnya masuk akal adalah “Saya akan menolak perbudakan hewan;
saya tidak dapat menghilangkan semua itu dengan seketika di
masyarakat, tetapi saya dapat menghilangkannya dari hidup saya,
karena saya membuat keputusan tentang apa yang masuk ke dalam
mulut saya, apa yang saya pakai di tubuh saya. Veganisme adalah
menerima penghapusan perbudakan hewan ke dalam hidup Anda
sendiri.
SUARA: Penghargaan
tulus kami Profesor Francione yang memperjelas kekejaman
peternakan hewan sebagai bentuk lain dari ketidak-adilan yang
dapat kita pilih untuk dihentikan. Kami sampaikan rasa simpati
kami kepada mereka yang telah menderita kehilangan karena virus
ini dan kami doakan pemulihan yang nyaman dan aman bagi para
korban, serta terbebaskannya semua makhluk dari penderitaan.
http://www.spa.gov.sa/English/details.php?id=669311
Patogen di Danau-danau
besar berasal dari peternakan
Penelitian terakhir yang
diterbitkan dalam Jurnal Mikrobiologi Kanada dengan memakai
“sidik jari” DNA menunjukkan bahwa kotoran hewan sapi dan babi
yang diternakkan di Provinsi Ontario dan Quebec adalah sumber
utama E. coli di Danau Huron, dan aliran anak sungainya.
Contoh-contoh menunjukkan bahwa kotoran hewan dari operasi
peternakan intensif bertanggung jawab sekitar 60 persen bakteri.
Peternakan-peternakan babi di bagian selatan Provinsi Ontario
umumnya mengurung 5.000 atau lebih hewan dalam kandang tunggal,
dengan kotoran yang terkumpul dicampur air dan disemprotkan ke
lahan-lahan. Alirannya kemudian mencapai anak sungai dan danau
yang bertindak sebagai sumber air minum kota-kota di sekitarnya.
Komisaris Lingkungan Kanada yang lalu pada tahun 2001 telah
memperingatkan bahwa polusi dari kotoran hewan di Danau
Ontario, Erie, dan Huron semakin memburuk, dan praktik
peternakan itu kini sudah tidak berkelanjutan.
Syukur sepenuh hati kami
atas kesadaran para ilmuwan dan pejabat pemerintah yang telah
meminta perhatian kami akan efek merusak pemeliharaan ternak.
Semoga kita segera mengakhiri praktik yang menghabiskan ini dan
beralih ke pola makan vegan sehingga generasi mendatang bisa
menikmati hidup di planet berharga kita.
http://www.ottawacitizen.com/Technology/Livestock+main+source+coli+study/1563371/story.html
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |