|
25 Juli 2009 Tempat perlindungan hewan Australia dihargai oleh Maha Guru Ching Hai Tempat perlindungan hewan Misi Edgar di Australia adalah rumah bagi hewan liar yang terluka dan hewan yang diselamatkan dari peternakan. Tiga ekor babi penghuninya adalah bintang dari film Hollywood “Charlotte’s Web”, berdasarkan novel karya E. B. White tentang babi bernama Wilbur yang berharap untuk tidak dimakan. Pam Ahern – Pendiri Penampungan Hewan Misi Edgar, Australia, Vegan (P): Perkataan dari E. B. White menyuarakan apa yang benar dan akan dikatakan oleh semua hewan jika mereka bisa bicara. “Saya tak mengerti mengapa Anda ingin memakan saya.” “Saya ingin hidup.” “Saya ingin melihat sinar matahari.” Wilber adalah babi yang beruntung di “Charlotte’s Web” yang telah diselamatkan oleh kumpulan temannya. Dan kami melakukan hal yang sama di sini. Kami berkumpul untuk selamatkan teman hewan kita. SUARA: Atas pengabdiannya bagi hewan itu, pendiri Misi Edgar Ibu Pam Ahern dihormati dengan Penghargaan Cinta Kasih Cemerlang Dunia bersama dengan sumbangan US$10.000 dari Maha Guru Ching Hai. Pam Ahern (P): Bekerja dengan mereka setiap hari, seperti Timmy di sini, saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika tidak ada Misi Edgar. Saya bangun setiap pagi dan berusaha menjadi pendukung yang lebih baik daripada hari sebelumnya. Jadi terima kasih, Maha Guru Ching Hai yang telah membuat hal ini mungkin. Anda sungguh baik hati. Terima kasih. SUARA: Para pengunjung Misi Edgar berinteraksi dengan hewan penghuni di sana dan mengetahui kecerdasan serta emosi mereka yang mengherankan. Sulit untuk membayangkan bahwa mereka pernah diperlakukan dengan kejam sebagai "mesin pembuat anak babi" dan alat produksi daging di pabrik ternak. Dunia dengan sistem yang sama sekali tidak ramah inilah yang juga menelurkan dan masih membiakkan penyakit mematikan seperti flu babi sekarang ini. Dalam laporan singkat terbaru, negara yang terakhir dari 160 negara yang diserang oleh virus adalah Kazakhstan dan Grenada, yang menambah perhitungan resmi menjadi berjumlah 154.985 kasus yang dikonfirmasi dan 917 kematian yang diketahui. Sejauh ini, jumlah ini tidak menggambarkan jumlah korban yang sebenarnya, tapi secara resmi pun, jumlah ini melonjak karena di Jerman, jumlah kasus meningkat 30 persen dalam waktu dua hari saja. Tindakan untuk mencegah flu babi juga semakin drastis karena para pejabat Inggris sedang mengevaluasi "sekolah maya", suatu sistem belajar di rumah seandainya terjadi penutupan sekolah secara menyeluruh. Sementara itu menteri kesehatan Arab telah setuju untuk melarang kaum manula, anak-anak, dan orang yang sakit kronis untuk naik haji ke Mekah, Saudi Arabia. Bagi banyak vegan seperti Ibu Pam Ahern, cara mencegah pandemi dan pembunuhan hewan secara kejam sangatlah mudah dan jelas. Pam Ahern (P): Setiap kali Anda duduk makan, Anda bisa membuat pilihan apakah mau menjadi kejam atau baik hati terhadap seekor hewan, dan juga apakah Anda ingin membuat dunia ini sebuah tempat yang lebih baik atau tidak dengan pilihan yang Anda buat. Masing-masing dari kita - bukan seorang pahlawan hebat, tapi hanya seorang individu, tetapi kita semua dapat melakukan perbedaan. SUARA: Kami ikut memuji Ibu Ahern atas kepedulian Anda yang mulia kepada mereka yang paling diperlakukan tidak baik di antara sesama penghuni kita. Kami sangat berduka bagi semua orang yang telah meninggal atau menderita sakit dan berdoa agar semua mereda. Tapi tetap lebih baik jika kita mencegah semua tragedi kejam yang terjadi pada manusia dan hewan di masa mendatang dengan mewujudkan sebuah dunia vegan yang benar-benar melindungi jiwa. http://www.dw-world.de/dw/article/0,,4512072,00.html
|
|||