Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
12
Juli 2009
Ukuran pencegahan
flu babi diterapkan
di seluruh dunia
Sejalan dengan pandemi yang terus menyebar di seluruh
dunia, negara seperti
Botswana dan St. Vincent
serta Grenadines
telah mengonfirmasi
kasus pertamanya.
Pusat Eropa untuk
Pencegahan dan Kontrol
Penyakit (ECDC) sedang
melaporkan secara resmi
bahwa ada 113.940 kasus dan
560 kematian di 134 negara
di seluruh dunia.
Di Australia, ada 1.000
orang tambahan yang didiagnosa
terkena flu burung
di minggu lalu saja
dan sejumlah orang
yang absen dari kerja
sebesar 20 persen lebih tinggi
daripada tahun lalu.
Kantor Kesehatan
sedang memprediksi
bahwa tingkat absen dapat
meningkat hingga 60 persen.
Di negara bagian Victoria,
90 persen dari total
kasus flu yang didiagnosa
adalah flu babi.
Ruangan darurat rumah sakit
merasa tegang,
karena jumlah pasien
yang tiba untuk perawatan
telah meningkat dari
25 per hari di awal Mei
hingga 175 hari per hari
pada 1 Juli.
Amerika Selatan juga telah
terpukul keras.
Chili mengumumkan
9.135 kasus resmi,
meskipun para ahli memperkirakan jumlah yang sebenarnya
sekitar 80.000 orang.
Pemerintah Chili memerintahkan kantor
kesehatan untuk membatalkan
acara publik dimana
penyakit itu mungkin menyebar.
Argentina dan Peru
ikut memperpanjang
liburan musim dingin mereka
menjadi sebulan.
Pemerintah Peru mengirim
pelajar pulang untuk liburan
musim dingin dua minggu
lebih cepat. Dan untuk
pertama kali, tim medis
dikirim dari Algeria
untuk membimbing
sesama penduduk
yang mungkin dalam risiko
terkena flu babi
selama peziarahannya
ke Mekah, Saudi Arabia.
Di luar tindakan
pencegahan ini,
salah satu ancaman terbesar
flu babi tetap ada
dan mungkin dapat
bermutasi menjadi
kematian yang lebih cepat.
Dr. Michael Greger,
Direktur Kesehatan Publik
dan Peternakan
di divisi kesejahteraan
peternakan hewan dari
Masyarakat Kemanusiaan
di AS dan pengarang dari
“Flu Burung: Virus
Buatan Kita Sendiri,”
menjelaskan bahwa
karena virusnya adalah RNA,
bukan DNA, hal itu dapat
sedikit berbeda
setiap kali mereka diproduksi.
Jadi, virus ini
sepertinya membuat
perubahan dan menyebar
dengan cepat dalam bentuk yang berbahaya dalam
waktu yang singkat, terutama
ketika ternak disesakkan
dengan lima puluh hewan
dalam satu peternakan.
Dr. Michael Greger, MD, Vegan:
Setiap virus yang muncul
dari paru-paru babi
atau ayam
atau manusia
bentuknya sedikit berbeda
satu sama lainnya.
Virus ini sedang mencoba
menemukan cara terbaru
untuk menginfeksi dan
menyebabkan sakit di antara
orang-orang dan hewan lain.
Dalam masa satu minggu
kita telah melihat
virus patogenik rendah
yang menyebabkan
pilek yang berat pada ayam
dan menjadi virus patogenik
yang tinggi dengan 100%
keadaan tidak sehat,
100% kematian
dimana semua burung sakit,
semua burung mati.
Di mana hal itu terjadi? Ini terjadi
dalam unit kurungan
di peternakan yang sesak.
Penjangkitan terbesar dari
patogenik yang tinggi dari
flu burung sebelum darurat
dari H5N1 di China
bukannya di Asia,
itu sudah ada di AS
Pennsylvania,
pada tahun ‘83 dan ’84, dimana ada
17 juta burung mati.
SUARA:
Kami menghargai Anda
Dr. Greger dan semua
yang bekerja membawa
perhatian akan cepatnya
mutasi flu babi
di tempat peternakan yang bahkan menjadi
lebih jahat dan mematikan.
Semoga semua pemerintah
dan individu bertindak cepat
untuk mengilangkan
konsekuensi berbahaya dari
industri daging
melalui gaya hidup vegan
organik yang memperkokoh
hidup untuk memperbaharui
dunia kita dengan kesehatan
dan vitalitas yang berlimpah.
Flu babi
memperpanjang liburan sekolah di Peru
http://www.alertnet.org/thenews/newsdesk/N09466101.htm
Algeria mengirimkan tim medis untuk melindungi ziarah umroh
http://www.news.com.au/dailytelegraph/story/0,22049,25758940-5001021,00.html
http://www.magharebia.com/cocoon/awi/xhtml1/en_GB/features/awi/newsbriefs/general/2009/07/09/newsbrief-04
“Kekuatan khusus” di Chili memperendah kasus virus flu A/H1N1
http://en.mercopress.com/2009/07/09/special-powers-in-chile-to-drive-down-cases-of-ah1n1-virus-influenza
http://sundaystandard.info/news/news_item.php?NewsID=5329&GroupID=1
http://www.etaiwannews.com/etn/news_content.php?id=1000391&lang=eng_news&cate_img=316.jpg&cate_rss=news_Health
http://en.wikipedia.org/wiki/2009_flu_pandemic http://www.nasdaq.com/aspx/stock-market-news-story.aspx?storyid=200907100439dowjonesdjonline000334&title=swine-flu-impact-yet-to-be-feltthreatens-developing-nations
http://www.google.com/hostednews/ap/article/ALeqM5gPYC3gsptoxwNPywo6McGzdu7KmAD99BT0P04
Pemakaian tembakau terkait
dengan kerusakan syaraf
Pusat Riset Otak
Nasional India telah
menemukan senyawa kimia
dalam tembakau yang menyebabkan kerusakan
syaraf hebat.
Senyawa NNK
yang telah dikenal
menjadi penyebab kanker
ditemukan beraksi pada
sel darah putih dalam
sistem syaraf pusat
yang menyerang
sel otak sehat.
Jadi, NNK diserap ketika kita merokok dan
pemakaian tembakau yang lain. Hal itu selain menyebabkan kanker,
bisa juga menyebabkan gangguan
sistem syaraf seperti halnya multiple sclerosis.
Terima kasih tulus kami,
Pusat Riset Otak India atas laporan penting ini yang lebih jauh
membuka bahaya tembakau terhadap hidup manusia.
Doa kami agar
para pemimpin pemerintahan
dimana pun memberlakukan
langkah pemulihan kesehatan
bagi dunia yang bebas
dari zat yang merusak
seperti ini.
http://www.sciencedaily.com/releases/2009/06/090623090400.htm
http://www.examiner.com/x-6378-Baltimore-Science-News-Examiner~y2009m6d23-Using-tobacco-might-cause-brain-damage
http://www.allheadlinenews.com/articles/7015584062
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |