Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
11
Juli 2009
Penganiayaan hewan
menciptakan
ancam kesehatan publik
Penyakit flu babi dan
kematian terus meningkat
di seluruh dunia dengan
sekitar 95.000 kasus resmi
yang dilaporkan
di lebih dari 132 negara.
Selama minggu lalu saja,
jumlah kematian di Inggris
telah lebih dari dua kali lipat
menjadi 15 jiwa, dengan
43 orang lainnya berada
dalam perawatan intensif.
Sementara itu sedikitnya ada
9.700 kasus yang dikorfimasi
di Inggris. Para pejabat takut bahwa
perhitungan semua kasus
akan menghasilkan
jumlah yang mendekati
10 kali lebih tinggi.
Di London, penyakit ini
telah mencapai proporsi
sedemikian rupa sehingga diduga
akan ada pengumuman
tentang epidemik resmi dalam
beberapa hari mendatang.
Penyakit yang mematikan ini
berasal dari kondisi
yang kejam dan kotor dari
pabrik peternakan babi.
Kenyataannya, kebanyakan
perjangkitan virus yang
paling mematikan di dunia berasal dari tempat
penganiayaan hewan,
termasuk memelihara mereka
untuk dijadikan makanan
dalam kondisi
yang tidak manusiawi dimana
mereka hidup berdesakan hingga mereka bahkan tidak bisa menjauhi diri
dari kotoran mereka sendiri.
Supreme Master
Television baru-baru ini berbicara
dengan Dr. Michael Greger,
Direktur Kesehatan Publik
dan Peternakan pada divisi
kesejahteraan hewan ternak
dari Masyarakat
Berperikemanusiaan AS
dan pengarang “Flu Burung:
Virus yang Berasal Dari
Perbuatan Kita Sendiri.”
Dr. Greger (L): Cara kita memperlakukan
hewan telah membawa dampak terburuk bagi
kesehatan publik secara global.
Jadi contohnya,
timbulnya virus AIDS
yang sekarang telah
membunuh 25 juta orang
berasal dari perdagangan
daging satwa liar
di Afrika.
Orang membunuh satwa liar
termasuk kera besar
untuk dijadikan makanan sehingga virus SARS
ditemukan di pasar-pasar
hewan hidup di Asia.
Penjalaran cacar monyet
misalnya disebabkan oleh
perdagangan
hewan peliharaan
yang aneh dari rimba
di Afrika Barat
ke Winsconsin di tahun 2003.
Selain itu dulu pernah
muncul Virus Nepa
di pabrik ternak babi
di Malaysia. Pada tahun 2005,
produsen daging babi
terbesar di dunia di China
menderita perjangkitan yang belum pernah terjadi akibat
munculnya penyakit babi
karena bakteri streptokokus,
perjangkitan terbesar dan paling
mematikan dalam sejarah.
Organisasi Kesehatan Dunia
menyalahkan kondisi
pengurungan intensif ini.
Menurut para pemimpin
di bidang ini,
virus itu tidak akan
pernah bisa muncul
jika bukan karena kondisi
pengurungan intensif ini.
SUARA:
Terima kasih kami
Dr. Greger, Masyarakat
Berperikemanusiaan AS, dan
semua yang terlibat atas karya
dan wawasan Anda
tentang kaitan antara
beternak hewan dengan
infeksi virus yang mematikan
yang telah membuat manusia
menderita sepanjang sejarah.
Kami terus prihatin
dan sedih karena kerugian yang ditimbulkan dari flu babi dan
berdoa untuk kesembuhan
sepenuhnya
bagi semua yang menderita.
Semoga orang di mana pun
dengan cepat menjalankan
gaya hidup vegan yang
mendukung kehidupan
demi keselamatan dan
kesehatan semuanya.
http://www.express.co.uk/posts/view/112936/Britain-s-flu-deaths-double-
Virus Ebola pada babi
menjadi
ancam kesehatan manusia
Jenis lain dari virus Ebola
yang seringkali mematikan
ditemukan oleh para ilmuwan
pada tahun 2008 yang telah
menjangkiti babi di Filipina
untuk pertama kalinya.
Virus itu lalu bermutasi
dan beberapa bulan kemudian
ditemukan
pada para pekerja
di pabrik ternak yang sama
di Filipina.
Baru-baru ini, para ilmuwan
di Departemen Pertanian AS,
Pusat Pengendalian
dan Pencegahan Penyakit
(CDC) AS,
dan Departemen
Pertanian Filipina
bekerja sama untuk
menilai risiko kesehatan
dari jenis virus ini
yang telah dipastikan
merupakan spesies
Reston Ebola, atau REBOV. Laporan mereka menyoroti
potensi mutasi lebih lanjut
dari virus tersebut
yang dapat membawa ancaman
kesehatan yang lebih besar.
Mengenai munculnya virus
itu pada babi, penulisnya
berkata, “Meskipun REBOV
adalah salah satu anggota
(Ebola) yang belum dikaitkan
dengan penyakit pada
manusia, kemunculannya
di dalam rantai makanan
manusia sangat mengkhawatirkan.”
Seperti yang telah diamati
oleh para ilmuwan lain,
kehadiran sebuah virus semacam ini di dalam produk
daging adalah penyebab
kekhawatiran global,
karena produk itu
dikirim ke seluruh dunia.
CDC lebih lanjut memperingatkan
bahaya kontak dengan
babi yang terinfeksi dapat berakibat fatal. Ia mengatakan,
“Daging dari babi yang sakit
tidak boleh masuk ke dalam
rantai makanan kita.”
Terima kasih banyak,
pemerintah, badan, dan
ilmuwan AS serta Filipina
atas usaha kerja sama Anda untuk mengungkap fakta
itu dan menjaga kesehatan
publik. Kami tak sabar
menanti suatu hari saat
analisa seperti ini menjadi
masa lalu karena manusia
tidak lagi mengonsumsi
hewan, sebaliknya mereka hidup
berdampingan secara harmonis
melalui pola makan nabati
yang menyehatkan.
http://www.reuters.com/article/homepageCrisis/idUSSP480862._CH_.2400
Penelitian ilmuwan
http://www.sciencemag.org/cgi/content/abstract/325/5937/204
Sejarah Virus
http://en.wikipedia.org/wiki/Ebola
Babi tidak terbang tapi daging babi bisa
http://www.huffingtonpost.com/david-kirby/swine-flu-outbreak----nat_b_191408.html
http://www.cdc.gov/ncidod/dvrd/spb/outbreaks/qaEbolaRestonPhilippines.htm
Mutasi virus dikaitkan
dengan
peternakan hewan intensif
Pada bulan lalu, para
ilmuwan dari negara
yang berlainan yaitu Brasil,
Jepang, dan Hong Kong
telah menemukan mutasi
genetik baru dari virus
flu babi A/H1N1. Virus jenis baru ini
kebal terhadap
obat antivirus flu yang
dikenal sebagai Tamiflu.
Dalam wawancara
telepon bersama surat kabar
Irish Independent
edisi hari Minggu
yang akan diterbitkan
pada tanggal 12 Juli,
Maha Guru Ching Hai
menerangkan mengapa
flu babi menjadi
kekhawatiran yang serius.
Pandemik ini bisa
menjadi semakin
berbahaya jika virus itu
bermutasi lebih jauh.
Maha Guru Ching Hai:
Menurut
Laurie Garrett,
jurnalis pemenang
hadiah Pulitzer dan Anggota
Senior Sahabat untuk
Kesehatan Global pada
Majelis Hubungan Luar
Negeri, virus flu babi itu
telah berevolusi selama
bertahun-tahun melalui
asalnya di lingkungan
pabrik peternakan
di Amerika Utara.
Dan pada kondisi yang
sangat tidak sehat ini,
virus yang berbeda itu dapat dengan mudah
saling bercampur untuk
menciptakan virus flu
baru yang lebih mematikan.
Anda ingat di tahun 1918,
pandemik flu
meminta korban jiwa
seratus juta orang.
Ben Murnane(L): Sungguh luar bisa.
Para ahli berkata bahwa hal
yang sama bisa terjadi lagi
dengan flu babi saat ini.
Dan selagi kita berbicara,
Anda sudah mengetahui
laporan terbaru itu, bahwa
baru-baru ini satu jenis virus
flu babi bahkan telah
kebal terhadap Tamiflu,
yang merupakan obat
anti-flu yang paling ampuh
sampai hari ini. (Ya.)
Maha Guru Ching Hai:
Jadi, jika kita tidak hentikan
industri pemeliharaan hewan
secara masal, maka seperti
yang dikatakan Ibu Garrett,
industri pabrik ternak yang
tidak alami ini suatu hari
akan melahirkan pandemik
sangat besar yang melebihi
wabah tahun 1918.
Ben Murnane(L):
Itu sangat mengkhawatirkan.
Maha Guru Ching Hai:
Benar sayang. Benar Ben.
Flu babi hanya salah satu
dari banyak contoh bagaimana
produksi industri daging
mengancam
kesehatan manusia
dan menyoroti lebih jauh
manfaat yang akan diperoleh
dari pola makan vegan organik.
SUARA:
Tulisan ini merupakan
wawancara dengan
Maha Guru Ching Hai dan dapat dibaca
di Irish Sunday Independent,
surat kabar mingguan
yang paling banyak dibaca
di negara itu pada
hari Minggu mendatang
tanggal 12 Juli 2009,
di semua TOKO,
KIOS SURAT KABAR,
DAN BANDARA
DI SELURUH
NEGARA IRLANDIA
DAN DI SELURUH
KERAJAAN INGGRIS,
serta melalui
perusahaan penerbangan
Aerlingus dan Ryanair.
Kami menghargai Irish Sunday Independent dan
wartawan Ben Murnane
atas peran Anda dalam
berbagi informasi penting yang berkaitan dengan kesehatan
dan kehidupan setiap orang ini.
Terima kasih penuh syukur kepada Maha Guru Ching Hai
yang meluangkan waktunya
untuk menyampaikan
keprihatinan dan wawasannya
kepada masyarakat
melalui media ini.
Semoga para pembaca
Irish Sunday Independent
dan di dunia lainnya turut membantu melawan
pandemik yang lebih buruk
dengan menyelesaikan
masalah itu sampai ke akarnya dengan menjalankan gaya hidup
vegan organik yang aman dan
paling bersifat mencegah.
Silakan saksikan
siaran dari wawancara ini
di kemudian hari pada Kata-kata Bijak di Supreme Master Television
dengan terjemahan
dalam berbagai bahasa.
http://www.examiner.com/x-7070-Web-Buzz-Examiner~y2009m6d17-New-H1N1-virus-mutation-found-what-it-means
http://news.xinhuanet.com/english/2009-07/04/content_11649428.htm
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |