26 Januari 2010

Masa kanak perokok pasif dapat menyebabkan timbulnya emfisema awal

Sebuah penelitian oleh Dr. Gina Lovasi dari Universitas Columbia AS dan dipublikasikan di Jurnal Epidemiologi Amerika menemukan bahwa anak kecil yang terpapar asap tembakau secara rutin di lingkungan rumah mereka dapat menderita kerusakan paru-paru secara permanen dan tidak dapat disembuhkan yang mengarah pada timbulnya emfisema awal pada masa dewasa mereka.

Karena perkembangan alami fisiologi anak, para peneliti menemukan bahwa dampak dari asap tembakau dapat bertahan hingga puluhan tahun, dimana paru-paru tidak pernah mampu pulih sempurna akibat paparan pada saat awal kehidupan.

Dr. Lovasi dan rekan peneliti dari Universitas Columbia, penghargaan kami karena telah memberitahu kami bagaimana tembakau dapat merusak harapan anak kecil secara permanen menuju tahun dewasa mereka.

Kami berharap bagi anggota keluarga di manapun agar lingkungan rumahnya bebas asap rokok demi kesehatan optimal anak kita.

http://www.presstv.ir/detail.aspx?id=115018&sectionid=351020201

Merokok pada ibu hamil berhubungan dengan masalah perilaku pada masa kanak-kanak

Sebuah penelitian yang dijalankan bersama oleh beberapa grup peneliti Jerman menemukan bahwa dibandingkan dengan anak yang tumbuh di lingkungan yang bebas asap rokok, mereka yang terpapar asap rokok ketika dalam kandungan 90% di antaranya cenderung mengalami masalah perilaku pada saat mereka mencapai usia sekolah. Anak yang terpapar asap sejak lahir hingga berumur satu tahun memiliki 30% risiko lebih besar terhadap gangguan ini, yang meliputi hiperaktivitas, gangguan dalam memusatkan perhatian dan kesulitan dalam hubungan sosial.

Terima kasih banyak para peneliti Jerman atas pernyataan informasi ini mengenai bahaya lain dari tembakau terhadap kaum muda yang tidak bersalah. Mari kita bertindak untuk menghapus zat yang berbahaya ini dan menjaga kesejahteraan anak demi perkembangan mereka sepenuhnya.

http://www.helmholtz-muenchen.de/en/press-and-media/press-releases/press-releases-2009/press-releases-2009-detail/article/12552/9/index.html
http://www.naturalnews.com/027901_sacondhand_smoke_behavior_problems.html

BERITA PERINGATAN...
Dalam kajian selama 1 dekade terhadap 500.000 orang lebih, peneliti Swedia menemukan bahwa level gula darah yang tinggi, yang sering disebabkan oleh pola makan tak sehat yang banyak mengandung gula, garam, dan lemak, meningkatkan risiko kanker terutama pada kaum wanita.

http://www.telegraph.co.uk/health/healthnews/6927283/Cancer-risk-increases-with-blood-sugar.html

 

Download Buku - Gratis
Download Gratis Buku Pemanasan Global
Download Gratis Buku Perubahan Iklim