|
12 Februari 2010 Bakteri dalam kerang mentah merenggut dua nyawa Sebuah penyelidikan atas kematian dua wanita Singapura memastikan penyebab kematiannya adalah be Vibrio parahaemolyticus, bakteri yang ditemukan dalam kerang mentah. Walaupun menurut laporan wanita ini mengonsumsi kerang yang telah dimasak, penyakitnya dianggap ditularkan melalui perkakas atau permukaan alat masak yang terkontaminasi. Ada lebih dari 150 orang yang makan di tempat yang sama yang jatuh sakit karena keracunan makanan, sementara dua orang wanita ini meninggal karena kegagalan organ berganda. Kami sedih mendengar kematian dan penderitaan para korban. Semoga penyakit menghancurkan yang berhubungan dengan makanan ini segera menjadi cerita masa lalu seiring orang di manapun menjalankan pola makan nabati yang higienis dan menyelamatkan. http://www.straitstimes.com/Singapore/Story/STIStory_486634.html Pola makan vegetarian membantu mencegah serangan jantung Sebuah studi baru yang diterbikan dalam tinjauan Jurnal Kardiologi Amerika mengungkapkan bahwa pola makan nabati yang rendah lemak, ditambah olah raga ringan dan managemen stres, secara signifikan dapat meningkatkan kesehatan jantung. Kombinasi seperti ini diketahui memperkuat endotelium, atau lapisan arteri, yang penting untuk mencegah serangan jantung. Kajian ini dilakukan oleh dokter Amerika Dr. Dean Ornish, yang telah menunjukkannya melalui penelitian lain tentang efek menguntungkan dari pola makan nabati dalam mencegah dan bahkan sembuhkan penyakit koroner. Dr. Ornish dan Jurnal Kardiologi Amerika, terima kasih kami atas penelitian ilmiah yang mengungkapkan manfaat lain dari gaya hidup non-hewani ini. Semoga orang di seluruh dunia menikmati kesehatan yang baik melalui pola makan vegan yang berperikemanusiaan dan bergizi.
http://www.ajconline.org/article/S0002-9149(09)02409-6/abstract
|
||||||||||||